Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Mei 2015 | 22:10 WIB
Hide Ads

Jawara Itu Berpulang, Peta Politik Banten Berubah?

Oleh : Irvan Ali Fauzi | Kamis, 30 Juni 2011 | 08:55 WIB

Berita Terkait

Jawara Itu Berpulang, Peta Politik Banten Berubah?

INILAH.COM, Jakarta - Kabar mengejutkan itu beredar melalui pesan singkat. TB. Chasan Sochib, Ketua Umum Kadin Banten, yang juga tercatat sebagai Ketua Umum Pendekar Banten meninggal Dunia. Apa yang akan terjadi di Banten selanjutnya?

"Innalilahi wainalillahrojiun.. Telah berpulang ke Rahmatullah Bapak Prof.H.TB. CHASAN SOCHIB pada Kamis 30 Juni pukul 4.00 pagi di rumah sakit Sari Asih Serang, usia 70 tahun," tulis Afriadi, salah seorang kerabat dekat Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, kepada INILAH.COM, Kamis (30/6/2011).

Ayah dari Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu, memang dikenal sebagai tokoh paling berpengaruh di Banten. Meski hanya secara informal, namun pengaruhnya sangat kuat di segala lini kehidupan masayarakat provinsi Banten, dari sektor ekonomi hingga pemerintahan.

Sebagai tokoh jawara atau para pendekar Banten, Chasan Sochib dikenal memimpin kelompok jawara yang dikenal sebagai Kelompok Rawu. Pengaruh ketokohannya sebagai jawara inilah yang membuat Chasan Sochib bisa menjadi tokoh yang dominan di Banten.

Tidak hanya Atut Chosiyah, yang menjadi Gubernur Banten, anak-cucu dari keluarga Chasan Sochib yang duduk di pemerintahan juga banyak yang masuk ke dalam pemerintahan.

Misalnya saja Tatu Chasanah yang juga adik kandung Atut Chosiyah, yang menjadi Ketua Palang Merah Indonesia Provinsi Banten, Tb Heri Wardhana alias suami dari Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmy Diani. Selain itu ada juga Andika Hazrumy, putra Atut Chosiyah yang menjadi Angota DPD mewakili Benten.

Selain nama-nama yang disebut itua ada juga Lilis Karyawati (Ketua KONI Serang), Muhadi (Sekretaris Daerah), Ratna Komalasari (anggota DPRD Kota Serang), John Chaidir (pengusaha, suami Tatu Chasanah).

Secara fenomena, keluarga Chasan Sochib mulai terjun ke gelanggang kekuasaan, ketika Ratu Atut Chosiyah menjadi wakil Gubernur Banten priode 2002-2007, lalu sukses menjadi Gubernur Banten priode 2007-2012. Bisa jadi karena keberhasilannya, saudara-saudara Rt Atut berhamburan untuk maju bertarung di gelanggang kekuasaan.

Kini penopang keluarga pemimpin Banten itu telah berpulang. Dibalik sikap kontroversialnya semasa hidup, almarhum yang biasa dipanggil Abah itu, dikenal sebagai tokoh yang sangat berpengaruh di dunia politik dan bisnis. Pemilik perusahaan dengan nama Sinar Ciomas itu adalah sosok yang melegenda di Banten.

Setelah dia meninggal, mungkin namanya akan terus dikenang. Namun terbersit pertanyaan, apa yang terjadi pada dinasti keluarga yang sangat berpengaruh di Banten itu sepeninggal TB Chasan Sochib? [mah]

3 Komentar

Image Komentar
GORY IGOR - Jumat, 1 Juli 2011 | 10:22 WIB
Propinsi banten bukan kerajaan- mau anak siapa ke.kl ga punya skil- percuma.
Image Komentar
MASDUN PRANOTO - Kamis, 30 Juni 2011 | 13:13 WIB
Sebagai sahabat baik, saya berduka dan mengucapkan innaa lillaahi wainnaa ilaihi raaji'uun. semoga allah swt menerima amal shaleh dan ibadah almarhum, mengampuni dosa dan nkesalahannya serta memberikan kesabaran dan ketabahan kepada keluarga besarnya karena keimanan dan ketaqwaan mereka.
Image Komentar
MASDUN PRANOTO - Kamis, 30 Juni 2011 | 12:04 WIB
Innaa lillaahi wainnaa ilaihi rooji'un. semoga amal baik dan ibadahnya diterima allah swt dan diampuni segala dosa dan kesalahannya. keluarga besar almarhum kiranya diberi kesabaran dan ketabahan dengan kekokohan iman. w ar

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.