Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 07:05 WIB

TKI Asal Kediri Tewas Masuk Angin di Korea

Rabu, 29 Juni 2011 | 21:07 WIB
TKI Asal Kediri Tewas Masuk Angin di Korea
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Kediri - Keluarga Sumadi (69), mantan kepala sekolah di Dusun Bringin, Desa Wonosari, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri tengah berduka. Deni Ratnasari (30), anaknya yang sebelumnya bekerja di Korea meninggal dunia.

Deni meninggal dunia sejak tujuh hari lalu. Penyebab kematiannya diduga karena masuk angin. Jenazahnya baru tiba di rumah duka pada Selasa (28/6/2011) sekitar pukul 23.00 WIB. Hari ini Rabu (29/6/2011), jasad ibu satu anak itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.

Sayangnya, keluarga Deni dalam keadaan tertutup. Mereka tidak mengizinkan sejumlah wartawan yang datang untuk meliput.

Sumijan (70), tetangganya mengatakan, segala proses pemulangan jenazah mulai dari Korea hingga ke Indonesia diurus oleh keluarga. Pasalnya, keluarga Deni juga ada yang menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Korea.

"Proses pemulangan jenazah termasuk seluruh biayanya diurus oleh keluarga. Tadi malam, kami mengambilnya di Bandara Juanda, Surabaya tadi malam," kata Sumijan, Rabu (29/6/2011).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Deni merupakan anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Sumadi dengan Tarti. Dia sudah menyandang status janda dengan satu orang anak. Mantan suaminya kini tinggal di Kabupaten Blitar.

Deni berangkat ke Korea pada tahun 2009 lalu. PJ-TKI yang memberangkatkannya belum diketahui. Keluarga menolak memberikan keterangan dengan alasan tidak ada permasalahan dengan kematiannya. Selama berada di Korea, dia bekerja di sebuah perusahaan swasta.

Terkait kematian Deni, Polsek Pagu juga belum mengetahui. Kapolsek Pagu AKP Muharjito tengah memerintahkan anggotanya untuk mencari informasi ke pihak keluarga. [beritajatim.com]

Komentar

Embed Widget
x