Jumat, 22 Agustus 2014 | 04:59 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Demokrat: Survei LSI Ngawur
Headline
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Agus Rahmat
nasional - Senin, 27 Juni 2011 | 12:43 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang mengatakan bahwa popularitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun, dinilai ngawur.

"Hasilnya agak tendensius dan faktor masalah Munir. Apakah ia (pemilih) di desa tahu masalah Munir? Tapi kalau kasus Munir, apakah benar kekuatan ingatan bisa setajam itu menurunkan popularitas SBY. Munir itu wafat era Megawati, hukum yang mengadilkan bukan SBY," jelas Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Ramadhan Pohan di gedung DPR, Senin (27/6/2011).

Dia menilai, LSI harus belajar tentang tatanegara. Sebab, era sekarang berbeda dengan era kepemimpinan Soeharto. Masing-masing pihak, kata dia mempunya tugas pokok dan fungsi, jadi tidak bisa serta merta semua masalah dilimpahkan ke SBY. Masih ada jajaran Menteri yang juga perlu ditekan kinerjanya. Dan itu berasal dari berbagai partai politik.

"Yang aneh lagi, segala sesuatu di timpakan ke SBY. Padahal Menkokesra dari Golkar, Menkumham dari PAN, Menkominfo dari PKS. Kenapa tidak spesifik," ujarnya dengan heran.

Ramadhan khawatir, survei oleh LSI ini rawan tumpangan kepentingan. Dia pun menilai, muatan kepentingan politik dalam hal survei tersebut sangat besar. "LSI ini ngawur. Ini survei politik atau survei kepentingan atau pesanan politik?" katanya.

Menurut dia sebaiknya membuka data mentah dari hasil surveinya. Agar masyarakat juga tahu, seperti apa survey LSI ini. "Apa bisa di akses publik data mentah dari LSI ini. Kami tidak alergi. Tapi kalau SBY turun sampai 37 persen, masa sih?," katanya merasa tidak yakin.

Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dirilis, Minggu (26/6/2011) menunjukkan tingkat kepuasan publik atas kinerja Presiden SBY merosot. Merosotnya popularitas SBY, ini salah satunya disebabkan oleh kasus Muhammad Nazaruddin. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER