Rabu, 16 April 2014 | 17:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mendagri Prediksi Pengesahan UU Desa Molor
Headline
inilah.com
Oleh: Laela Zahra
nasional - Selasa, 21 Juni 2011 | 15:56 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri tengah menyusun draf Rancangan Undang-Undang Desa, untuk diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat dan dibahas agar dapat disahkan sebagai Undang-Undang.

Namun pengajuan draf RUU tersebut ke DPR terkendala oleh draf Rancangan Undang-Undang Pemerintah Daerah. "RUU Desa tidak mungkin bisa kita ajukan kalau UU Pemerintah Daerah belum selesai," ujar Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, di PTIK, Jakarta, Selasa (21/6/2011).

Gamawan menjelaskan, sebelum mengajukan draf RUU Desa, Kementerian Dalam Negeri terlebih dahulu mengajukan draf RUU Pemerintahan Daerah, yang menurut rencana akan diajukan Juni 2011 ini.

"Maka harus ada urutannya, didahului RUU Pemda yang bulan ini diserahkan ke DPR, baru diikuti RUU tentang Desa," jelas Gamawan.

Tahapan pengajuan RUU itu, lanjut dia, mengacu pada UU No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah telah diubah menjadi tiga UU, yakni UU tentang Daerah, UU tentang Pemilihan Kepala Daerah, dan UU tentang Desa. "Jadi gitu urutannya," terang Gamawan. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
patuh wahyudi
Rabu, 3 Agustus 2011 | 00:22 WIB
***UU tentang DESA***. apakah yg kami harapkan terlalu berlebihan, sehingga Bpk2 merasa sulit utk merealisasikannya..? semua tergantung niat.
agus tri raharjo
Rabu, 22 Juni 2011 | 23:54 WIB
Pak mentri kalau RUU pemda bulan juni diserahkan,harapan saya RUU Desa bulan juli 2011 diserahkan DPR-RI..!Dan DPR segera membahasnya!
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER