Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 27 Juni 2017 | 15:44 WIB

PKS: Minta KPK Dibubarkan, Fahri Cuma 'Nyentil'

Oleh : Santi Andriani | Selasa, 21 Juni 2011 | 06:20 WIB
PKS: Minta KPK Dibubarkan, Fahri Cuma 'Nyentil'
Mahfudz Siddiq - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta- Internal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mau ambil pusing terkait pernyataan kadernya, anggota Komisi III Fahri Hamzah yang menyatakan bahwa keberadaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah tak diperlukan lagi sehingga sudah waktunya dibubarkan.

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PKS, Mahfudz Siddiq justru menilai pernyataan rekannya itu harus dipandang sebagai bentuk kritikan yang bertujuan memacu kinerja pemberantasan korupsi oleh KPK menjadi lebih baik lagi.
"Selama ini kan yang menyanjung KPK kan sudah banyak, ini diperlukan orang untuk menyentil, KPK kan juga manusia. Sentilan biar KPK lebih progresif, objektif dan terukur kerjanya," ujar Mahfudz Siddiq ketika dihubungi INILAH.COM, Senin (20/6/2011) malam.
Sebelumnya dalam RDP antara Komisi III dengan Kepolisian, Kejaksaan dan KPK, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi PKS Fahri Hamzah menilai keberadaan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tidak diperlukan lagi. "Yang benar kalau KPK tidak diperlukan karena Kepolisian, kejaksaan, pengadilan kita sudah kuat. Kalau kita melihat KPK semakin diperlukan, itu sebenarnya gagal," cetus Fahri.
Mahfudz sendiri enggan mengkaitkan pernyataan yang dilontarkan Fahri sebagai pernyataan atau sikap partai. Menurut Mahfudz apa yang disampaikan Fahri pasti ada alasannya, bukan lepas begitu saja disampaikan.
Sebaliknya, Mahfudz menilai, pernyataan yang dilontarkan Fahri sebenarnya hanya sebagai bentuk terapi mengejutkan yang diarahkan ke KPK agar KPK berkinerja semakin baik. "Anggap saja itu sebagai shock therapy," pungkasnya. [mah]

 
x