Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 00:54 WIB

Warga Geger Penemuan Jenglot

Selasa, 21 Juni 2011 | 02:15 WIB
Warga Geger Penemuan Jenglot
beritajatim.com
facebook twitter

INILAH.COM, Pasuruan- Warga Desa Sudimulyo, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan munculnya sesosok jenglot. Si penemu, Mas Anom Sugio (27), pun mengaku siap melepas hasil temuannya itu jika memang ada orang yang tertarik memiliki.

Namun sayangnya, dia pun menyatakaan akan dengan suka rela melepas jenglot itu, jika ditawar dengan harga yang cukup mahal. Sebab, dia beralasan karena untuk mendapatkan sosok makhluk yang dipercaya sebagai simbol kekayaan ini harus dengan susah payah.

"Yang pasti, saya akan menjualnya mas. Jika memang ada yang menawar dengan harga yang pantas. Itu pun, kalau ada yang menawar jenglot ini ya. Kalau sejauh ini sih, masih belum ada yang datang kesini untuk menawar" terang Mas Anom Sugio, penemu jenglot Senin (20/6/2011).

Dia pun menegaskan, dari benda-benda pusaka koleksinya tersebut, salah satunya juga pernah dibeli oleh mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Dimana saat itu, Sri Mulyani membeli Keris Mojopahit miliknya dengan harga sekitar Rp 3 juta dengan diantar sejumlah kyai.

"Saya tidak tahu sebelumnya kalau itu Sri Mulyani. Pas waktu mau pulang, dia kemudian pamitan dan mengenalkan nama bahwa dia adalah Sri Mulyani. keris yang dibeli dari saya namanya Keris Mojopahit. Saat itu dia diantar kyai-kyai mas" jelasnya.

Anom mengaku menemukan jenglot itu di areal makam Buyut Boto Suro dari Kerajaan Mataram mas. Makam itu letaknya tak jauh dari rumahnya. "Benda aneh ini, saya temukan pada pukul 00:00 WIB sekitar 22 hari yang lalu" ujar Mas Anom Sugio.

Sebelum berhasil dia dapatkan, lanjut Anom, ia terlebih dahulu melakukan sebuah ritual di Makam Buyut Boto Suro bersama 5 orang temannya. Tujuan awalnya, tak lain adalah untuk mendapatkan pusaka sakti. Sebab warga percaya, Buyut Boto Suro merupakan salah satu pejabat Kerajaan Mataram.

Selain mendapatkan makhluk aneh sejenis jenglot, lelaki yang merupakan pegawai kontrakan Disperindag Kabupaten Pasuruan yang gemar lelaku spiritual ini, juga mengaku mendapatkan benda-benda pusaka lainnya dari makam yang dikeramatkan oleh warga, yang tak lain masih kakek buyutnya tersebut.(beritajatim.com)

Komentar

x