Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 06:55 WIB

Duh, Tak Punya Laptop Rizky Ditolak SMPN 2 Bandung

Oleh : Ageng Rustandi | Kamis, 16 Juni 2011 | 17:09 WIB
Duh, Tak Punya Laptop Rizky Ditolak SMPN 2 Bandung
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Bandung - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Bandung menolak siswa baru dari jalur tidak mampu karena tak memiliki laptop.

Siswa pendaftar jalur tidak mampu itu adalah Muhamad Rizky Firdaus (12) yang berasal dari SD Pardomuan Bandung. Ibunda Rizky, Teti Rosniawati menuturkan, penolakan terjadi saat ia hendak mendaftarkan anak keduanya Muhamad Rizky Firdaus melalui jalur tidak mampu ke SMPN 2 Bandung.

Selain menuruti keinginan sang anak untuk melanjutkan sekolah ke SMP Negeri 2 Bandung, alasannya mendaftar karena SMP Negeri 2 Bandung berada tidak jauh dari rumah tinggalnya di Jalan Baranangsiang.

"Saat mendaftar pada Senin (13/6/2011) lalu saya diterima oleh seorang guru di ruang Komite Sekolah setelah sebelumnya dilempar ke sana ke sini. Tapi guru SMPN 2 Bandung tersebut menyebutkan kalau bersekolah di SMP Negeri 2 yang bertaraf RSBI harus punya laptop yang harganya Rp5 Juta. Kemudian saya disarankan oleh guru tersebut untuk mendaftar ke SMP 7," ungkap Teti dirumahnya, Kelurahan Kebon Pisang Kecamatan Sumur Bandung, Kamis (16/6/2011).

Meski tidak ada kata-kata penolakan langsung dari pihak SMP Negeri 2 Bandung, Teti merasa harapan anaknya bersekolah di SMPN 2 Bandung kandas. Pasalnya, ia tidak mampu membeli laptop seharga Rp5 juta. Untuk itu ia mencoba menuruti saran guru SMP Negeri 2 Bandung untuk mendaftar ke SMP Negeri 7 Bandung meski lokasinya berbeda kecamatan.

"Saat mendaftar ke SMP Negeri 7 Bandung saya diterima oleh salah seorang Wakasek. Ia tidak bisa memberikan jaminan anak saya diterima namun akan tetap diproses karena lokasi rumah dengan lokasi SMP 7 berbeda kecamatan. Ya saya berharap bisa diterima di SMP 7 agar anak saya bisa sekolah," tandasnya.

Secara terpisah, SMPN 2 Bandung membantah bahwa siswa yang belajar di SMP berlabel Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) tersebut diharuskan memiliki laptop.

"Tidak ada aturannya siswa yang mau masuk ke SMPN 2 Bandung harus punya laptop. Itu pasti infonya salah," tandas Kahumas SMPN 2 Bandung Elin Karlina saat dihubungi wartawan, Kamis (16/6/2011). [gin/mah]

 
x