Kamis, 24 Juli 2014 | 08:50 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Gerhana Bulan dalam Pandangan Islam & Mitos
Headline
inilah.com/Syamsuddin Nasoetion
Oleh: MA Hailuki
nasional - Kamis, 16 Juni 2011 | 10:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kamis (16/6/2011) dini hari baru saja terjadi fenomena alam gerhana bulan terlama sepanjang 100 tahun terakhir karena bertahan dari pukul 01.22 WIB hingga 05.22 WIB.

Bagi orang Arab Quraisy, gerhana bulan dikaitkan dengan kejadian-kejadian tertentu, seperti adanya kematian atau kelahiran, dan kepercayaan ini dipercaya secara turun temurun sehingga menjadi keyakinan umum masyarakat.

Di zaman Rasulullah, misalnya, pernah terjadi gerhana matahari yang bersamaan dengan kematian putra Rasul SAW yang bernama Ibrahim. Orang-orang pada saat itu menganggap terjadinya gerhana karena kematian putra Nabi tersebut.

Pemahaman yang salah ini diluruskan oleh Rasulullah. Dalam Islam, gerhana bulan adalah bentuk keagungan Allah sebagai Maha Pencipta. Sebagaimana sabda Rasullah SAW dalam Hadits Riwayat Bukhari Nomor 1.044, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat gerhana tersebut, maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.”

Namun bagi sekelompok masyarakat, gerhana bulan dikaitkan dengan berbagai mitos dan tahayul. Di negeri China, orang percaya bahwa seekor naga langit membanjiri sungai dengan darah lalu menelannya. Itu sebabnya orang Cina menyebut gerhana sebagai “chih” yang artinya memakan.

Sampai abad ke 19 mereka biasanya membunyikan petasan untuk menakut-nakuti sang naga. Orang Indian juga percaya bahwa seekor naga lah yang membuat gerhana bulan. Mereka lalu menyembah sang naga dengan berendam sampai sebatas leher.

Sementara di Jepang, orang percaya bahwa waktu gerhana ada racun yang disebarkan ke bumi. Dan untuk menghindari air di bumi terkontaminasi racun, mereka menutupi sumur-sumur mereka.

Lalu, Kaisar Louis dari Perancis wafat setelah mengamati gerhana di tahun 840. Konon ia begitu bingung saat kegelapan selama 5 menit dan meninggal karena begitu takut.

Adapun di Indonesia, khususnya Jawa menganggap bahwa Batara Kala alias raksasa jahat, memakan bulan. Maka masyarakat Jawa khususnya anak-anak ramai memukul kentongan pada saat gerhana untuk menakut-nakuti dan mengusir Batara Kala. [wiki/mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
14 Komentar
mas fakhru
Sabtu, 10 Desember 2011 | 16:23 WIB
ALLOH AZZA WAJALLA sungguh maha HEBBAT!!!!!
yohan
Sabtu, 25 Juni 2011 | 07:52 WIB
gerhana bulan lah fenomena hnya karena adanya revolusi bumi maka terjadinya gerhana ketika matahari, bumi, bulan berada pada satu garis lurus.
Ismail Al Banjaranyari
Minggu, 19 Juni 2011 | 12:20 WIB
Semua itu adalah kehendak Allah dan pastinya yang dikehendaki Allah tidak ada yang sia-sia, maka berfikirlah !!!!!!!!!
nada
Jumat, 17 Juni 2011 | 19:15 WIB
allah huakbar,kebesaran sang pencipta langit dan bumi,percayalah tiada lain selain allah,bukan menyembah yang lain.
DiZah
Jumat, 17 Juni 2011 | 14:02 WIB
Subhanalloh! btp indahnya ciptaan Alloh! Qt hrs percaya
123
Jumat, 17 Juni 2011 | 13:58 WIB
Wuiss! sy br tahu kl kyk gt
firman
Jumat, 17 Juni 2011 | 09:28 WIB
Kalau kita mengaku orang beragama islam, kita akan percaya bahwa semua itu adalah salah satu wujud kekuasaan Allah yang tidak dapat dilakukan oleh makhluk manapun tetapi bila ada yang punya pemahaman lain,, wajar saja karena kita sebagai manusia punya pendapat masing-masing..
RIRI
Kamis, 16 Juni 2011 | 17:31 WIB
gerhana bulan merupakan keindahan
RIRIR
Kamis, 16 Juni 2011 | 17:28 WIB
GERHANA BULAN ITU MERUPAKAN KEAJAIBAN TUHAN ; KITA HARUS PERCAYA KITA MENYAKSIKAN GERHANA BULAN AKAN MENDATANGKAN REZEKI UMUR PANJANG APA YANG KITA MINTA TERKABUL
agung
Kamis, 16 Juni 2011 | 16:49 WIB
hmmmmm.. bgtu y....baru tw.. nambah wawasan jg ne.....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER