Kamis, 24 April 2014 | 05:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Radikalisme di Indonesia Muncul Sebelum Era Osama
Headline
Ansyaad Mbai (tengah) - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Siti Rahayu
nasional - Jumat, 6 Mei 2011 | 13:21 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai menegaskan meninggalnya Osama Bin Laden tidak akan mematikan jaringan terorisme di Indonesia.

“Terorisme tidak terus berhenti karena matinya figur Osama,” ujarnya usai Talk Show DPD RI Perspektif Indonesia ‘Ancaman Terorisme Pasca Tewasnya Osama’ di Press Room DPD RI Jakarta, Jumat (6/5).

Menurut Ansyaad Mbai, selama ideologinya garus keras terus berkembang maka teroris akan tetap muncul. “Jadi, Osama mati tidak otomatis menghentikan teror di Indonesia. Toh radikal di Indonesia ada sebelum munculnya Osama kan,” tambahnya.

Selain itu, lanjutnya, kita tidak bisa hanya mengatakan bahwa radikalisme dan terorisme karena dari Al Qaeda. Contohnya Negara Islam Indonesia (NII) yang ada di Indonesia. “Saya lihat NII muncul sebelum Osama.” [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER