Find and Follow Us

Senin, 20 Januari 2020 | 17:47 WIB

Menkeu Diminta Rekomendasikan Pemeriksaan Darmin

Oleh : Mohammad Anshari | Minggu, 27 Maret 2011 | 17:25 WIB
Menkeu Diminta Rekomendasikan Pemeriksaan Darmin
Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo menilai Menteri Keuangan tak cukup hanya menyerahkan 103 pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak untuk diperiksa polisi.

Mestinya, kata Bambang, Menkeu juga merekomendasikan kepada Polri agar memeriksa mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution dan M. Tjiptardjo.

"Menteri keuangan pun mestinyanya merekomendasikan kepada Polri untuk memeriksa mantan Dirjen Pajak Darmin Nasution (kini Gubernur BI) dan M Tjiptardjo," tandas Bambang kepada INILAH.COM, Minggu (27/3/2011).

Menurut politisi Partai Golkar ini, penggelapan pajak adalah kejahatan kolektif yang pasti melibatkan wewenang pimpinan Ditjen Pajak sebagai pengambil keputusan final.

"Karena itu, langkah menteri Keuangan yang hanya menyerahkan 103 pegawai Ditjen Pajak ke polisi akan dinilai sebagai upaya melindungi kejahatan perpajakan yang diduga dilakukan pejabat tinggi negara," ujarnya.

Bambang juga mengingatkan bahwa tersangka kasus mafia hukum Gayus Tambunan sendiri sudah menyarankan kepada penegak hukum untuk memeriksa Darmin dalam kasus pajak lain.

"Kalau hal ini diabaikan juga oleh Menkeu, berarti Menkeu sudah ikut-ikutan melakukan tebang pilih," kata Wakil Ketua Umum Kadin ini.

Sejauh ini, tutur Bambang, strategi pemerintah dan penegak hukum memerangi penggelapan pajak belum meyakinkan, meski Kemenkeu sudah menyerahkan ke polisi dokumen 151 Wajib Pajak terkait kasus Gayus.

"Dari jumlah itu, 74 dokumen dikembalikan polisi ke kemenkeu dan Wajib Pajak. Sayangnya, rincian hasil pemeriksaannya tidak pernah diumumkan ke publik," tukasnya. [mah]

Komentar

x