Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 April 2015 | 10:20 WIB
Hide Ads

Choirijatun, Pelukis Surabaya Taklukkan Jerman

Oleh : - | Sabtu, 26 Februari 2011 | 10:00 WIB

Berita Terkait

Choirijatun, Pelukis Surabaya Taklukkan Jerman
Foto : Istimewa

INILAH.COM, Surabaya -Tak banyak yang mengenal nama seniman lukis Choirijatun. Nama wanita ini lebih dikenal di negara Jerman sebagai pelukis muda berbakat, yang karyanya sudah merambah museum seni di sejumlah kota di Jerman.

Walaupun karya lukis beraliran pop art miliknya lebih diminati para penggemar lukisan di Jerman, tetapi kecintaannya terhadap kebudayaan lokal Indonesia sangat kental. Itu terbukti dari karya-karyanya yang selalu mengusung kekayaan budaya lokal.

"Saya sekarang lebih banyak menonjolkan gambar ikan, karena ini menggambarkan Surabaya yang terkenal dengan ikan hiu dan buayanya. Apalagi ikan memiliki banyak makna yang suka terus menyelami kedalaman, seperti kehidupan ini yang harus terus diselami untuk menemukan arti hidup ini," jelas ibu satu anak ini.

Menurutnya, penyelaman serius terhadap dunia seni lukis sendiri baru dimulai sejak 2000 saat dirinya memutuskan ikut ke negeri suaminya di Jerman. Namun, bakat itu ternyata mendapat respon yang sangat positif dari publik Jerman. Bahkan beberapa kali dia menang kompetisi lukis dan mematung di Jerman.

"Dari prestasi itulah, lukisan saya mulai ditawari masuk museum lukisan di sana. Dampaknya cukup mengembirakan, yang awalnya lukisan saya hanya laku Rp 1 juta, kini sudah mencapai Rp 20 - 30 juta per lukisan," katanya.

Kini sudah ada 250 lukisan yang dihasilkan pelukis yang modis itu. Bahkan kedepannya, dirinya ingin merambah bidang seni yang lain yakni tarik suara. "Sebenarnya, dulu saya seorang penyanyi dan sudah mempersiapkan album. Tetapi karena kesibukan melukis jadi tertunda. Mungkin nanti saya bisa merambah dunia itu nantinya," tandasnya. [beritajatim/lal]

Tag :

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.