Jumat, 29 Agustus 2014 | 15:00 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Makna Bersihnya Kain Kafan Gus Dur
Headline
foto: Beritajatim
Oleh: MA Hailuki
nasional - Sabtu, 19 Februari 2011 | 05:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Fenomena amblasnya kuburan dan terlihat masih bersihnya kain kafan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur merupakan hidayah dari Allah SWT.

Menurut KH Noer Iskandar SQ yang juga salah satu kerabat Gus Dur, fenomena tersebut menunjukkan bahwa Allah SWT memberi petunjuk agar umat Islam Indonesia mencontoh toleransi yang dimiliki Gus Dur semasa hidup.

"Saat ini Indonesia tengah krisis toleransi di antara umat beragama khususnya umat Islam. Terungkapkan jenazah Gus Dur masih utuh merupakan hidayah untuk umat Islam agar menjaga toleransi seperti Gus Dur," ujarnya kepada INILAH.COM, Jumat (18/2/2011) malam.

Kiai Nahdlatul Ulama (NU) asal Banyuwangi ini mengatakan, Gus Dur adalah simbol toleransi umat beragama di Indonesia. Sebab, semasa hidupnya Gus Dur selalu melindungi kelompok minoritas.

"Gus Dur pemersatu anak bangsa yang cita-citanya harus selalu diperjuangkan yaitu merajut kasih sayang di antara anak bangsa agar mendapatkan kasih sayang Allah SWT," ujarnya.

Seperti diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kota Jombang membuat makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ponpes Tebuireng, Jombang, amblas. Yang lebih mengagetkan, jasad presiden keempat itu masih utuh. Kain kafan yang membungkus jasad Gus Dur masih utuh dan putih.

Zainul, salah satu petugas keamanan pondok mengatakan, amblesnya makam Gus Dur terjadi tiga hari lalu. Saat itu pengunjung makam Gus Dur sedang tinggi-tingginya. Sudah begitu, hujan deras terus mengguyur kawasan Tebuireng. Akibatnya, makam mantan Ketua PBNU tersebut ambles.

"Subhanallah, kain kafan Gus Dur masih utuh. Putih bersih seperti baru," kata Zainul, Jumat (18/2/2011). [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
30 Komentar
Ahmad Ibrahim
Selasa, 18 Oktober 2011 | 13:35 WIB
Wahai Umat muslim, janganlah percaya sebelum adanya bukti kebenaran. islam tidak menerima hukum jahiliyah, apakah Gusdur Sudah melaksanakan perintah Allah tersebut. Malah ternyata mendukung adanya sistem yang kufur, terbukti karena dia menjabat seorang pemimpin kufur/ demokrasi
gus dor
Sabtu, 16 Juli 2011 | 03:36 WIB
mas e mbak e itu aja kok repot...
bau safar opu lita
Senin, 23 Mei 2011 | 07:12 WIB
omong kosong seperti kanyak dongeng saja,
kalimo sodo
Selasa, 10 Mei 2011 | 18:52 WIB
subhanalloh..... yang gak pro ..minta doanya ajah..
mujayanah,zuly,ayyu
Senin, 14 Maret 2011 | 10:27 WIB
subhanallah?? maha benar allah dengan sgla firmannya ......?
machro
Jumat, 11 Maret 2011 | 01:40 WIB
baikjasad maupun kain kapan harusnya kembali ke asal dari tanah kembali jadi tanah hanya rohnya lah yang tetap hidup lalu bia ada yang g kembali ke asalnya apa yah ????? pikir sendiri az lah
mazid
Rabu, 9 Maret 2011 | 12:31 WIB
Wallaahu a'lam, berhati-hatilah ! Mbok sdang lg istidraj (dilulu) neng gusti Allah, men ummat tambah terjebak lg sombong dg beliau .l
SALAHUDIN
Sabtu, 5 Maret 2011 | 17:15 WIB
Kita harus ingat bahwa alam barzah adalah tertutup bagi kita yang masih hidup,jadi serahkan saja semua itu pada Allah.yang penting kita yang masih hidup mau dengan ikhlas berdo'a untuk semua orang mu'min yang sudah meninggal.Allahummaqfir warhamhum'Amiiin!!!
rois
Rabu, 23 Februari 2011 | 02:11 WIB
hanya Allah swt lah yang Maha Tahu?kalau tidak tahu ya diam sajalah,
khotibul umami
Selasa, 22 Februari 2011 | 22:31 WIB
gusdur adalah waliyullah,,,,yg mana ucapannya tidaak bisa di mengerti oleh orang biasa,hanya yg mengerti ilmu tasir yg mengerti ucapan'y
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER