Kamis, 17 April 2014 | 22:27 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ketahuan, Gadis SMP Mesum di Kamar Mandi
Headline
Foto: Istimewa
Oleh:
nasional - Selasa, 1 Februari 2011 | 11:20 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Kediri - Seorang pelajar tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kota Kediri digrebeg ketika tengah mesum di kamar mandi Balai Kelurahan Semampir Kecamatan Kota Kediri bersama gadis putus Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Saat berita ini diturunkan, keduanya sedang diadili di ruangan Joyo Kepala Kelurahan setempat.

Pelaku mesum tersebut berinisial LK (15) gadis asal Jalan Mayor Bismo, Gang Makam, Kelurahan Semampir dengan AH (16), pelajar kelas I SMK, asal Dlopo, Gang Rahayu, Kelurahan Ngasem, Kabupaten Kediri

Perbuatan amoral itu pertama kali dipergoki oleh Joko (32), pegawai keamanan Kelurahan Semampir. Saat saksi hendak bersih-bersih mendapati pintu kamar mandi dalam keadaan terkunci dari dalam.

"Saya sempat mengetuk pintu kamar mandi selama kurang lebih 30 menit. Tetapi mereka tidak kunjung keluar. Akhirnya saya mendobraknya dan melihat keduanya berada di dalam," kata Suhadi, salah seorang perangkat Kelurahan Semampir, meniru ucapan Joko, Selasa (1/2/2011)

Setelah itu, keduanya digiring ke balai kelurahan dan diadili. Pihak kelurahan juga mendatangkan orang tua pelaku serta petugas Polisi Masyarakat (Polmas).

"Mereka berdua kami mintai surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi perbuatannya. Pernyataan kedua adalah, apabila di kemudian hari pihak gadis hamil, maka si lelaki siap untuk bertanggung jawab," kata Sekretaris Kelurahan Semampir Agus.

Kedua pelaku mesum yang masih di bawah umur itu datang ke Balai Kelurahan dengan menaiki sepeda angin. Berdasarkan keterangan sejumlah warga, mereka kerap datang ke balai desa, namun tidak diketahui secara pasti perbuatan apa yang mereka lakukan.

"Menurut keterangannya, si lelakinya baru menciumi pipi si gadis. Mereka mengaku baru kenal tiga hari yang lalu," ujarnya. [beritajatim.com]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
14 Komentar
arief
Minggu, 20 Februari 2011 | 14:25 WIB
mereka harus kawin dengan sah
Sabtu, 19 Februari 2011 | 17:15 WIB
zzzzzzzzzzzz
Dedy Mmz
Selasa, 8 Februari 2011 | 20:54 WIB
apa katta dunia ea,........!!?
sami
Senin, 7 Februari 2011 | 21:33 WIB
kal mau mendidik yang tegas '''suruh pilih antara 2 aj,dinikahin atau dipukuli dihadapan org banyak,,,kasian banget niNegri siapa lgi yg ma perati'in kal bukan kita..
mocn_hari
Senin, 7 Februari 2011 | 15:43 WIB
trus mrk mau di hukum apa? di negri ini kasus spt ini blm ada hukumannya.
ad
Minggu, 6 Februari 2011 | 15:49 WIB
dia lagi belajar, kalo udah bisa baru nikah
adi
Minggu, 6 Februari 2011 | 15:47 WIB
diberi peringatan dan jangan mengulang lagi
marsha
Minggu, 6 Februari 2011 | 12:46 WIB
rendah bangat moral anak indon
budi mario
Minggu, 6 Februari 2011 | 08:22 WIB
sekarang jamannya orang lebih cenderung memburu kenikmatan duniawi,sehingga melupakan norma-norma hidup yang benar.
setyo budi
Jumat, 4 Februari 2011 | 11:36 WIB
ganggu aza pak...lagi enak-enaknya di ganggu..ya yoo wes.tobat mas tobat...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER