INILAH.COM, Jakarta - Juru bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhyono belum mengetahui buku tentang dirinya disisipkan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Menurutnya, Menteri Pendidikan Nasional akan memberikan penjelasan mengenai hal itu. "Bapak Presiden sesungguhnya masih belum mengetahui peredaran buku Bapak di beberapa daerah di sekolah-sekolah daerah. Kementrian Pendidikan Nasional yang akan menjelaskannya," kata Julian sebelum mengikuti rapat terbatas di kantor Presiden, Senin (31/1/2011).
Sebagaimana diberitakan, buku seri "Lebih dekat dengan SBY", menuai kontroversi. Pasalnya buku-buku tentang sosok, pemikiran, dan kiprah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut dibagikan ke sejumlah SMP di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Buku seri yang diterbitkan oleh PT Pemuda Rosdakarya Bandung itu beredar di sejumlah SMP di Tegal. Sejumlah pihak sempat terlibat saling tuding tentang penyebarannya dan menolak sebagai pihak yang bertanggungjawab. Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tegal menyebutkan buku-buku tersebut dikirim oleh pemeritah pusat.
Peredaran buku itu berawal dari adanya pemberitahuan dari pemerintah pusat bahwa akan ada bantuan dari DAK kepada sekolah-sekolah di wilayah itu. Pengirimnya juga langsung oleh perusahaan yang memenangkan lelang, tidak melalui Dinas Pendidikan setempat.
Sementara di Jakarta, Kementerian Pendidikan Nasional juga sempat mengklaim bahwa buku tersebut, bukan merupakan buku wajib yang ditentukan Kementerian Pendidikan Nasional. Buku tersebut merupakan buku pengayaan yang isinya ditentukan oleh dinas pendidikan setempat.
Tidak heran bila banyak kalangan menyatakan penyebaran tersebut bermuatan politik dan tidak pas untuk menjadi konsumsi siswa SMP. Ada sepuluh buku yang termasuk dari serial yang biasa dijual seharga Rp474.500 per satu setnya itu. Yakni,
1. Jalan Panjang Menuju Istana
2. Menata Kehidupan Bangsa
3. Indahnya Negeri Tanpa Kekerasan
4. Adil Tanpa Pandang Bulu
5. Peduli Kemiskinan
6. Memberdayakan Ekonomi Rakyat Kecil
7. Diplomasi Damai
8. Berbakti untuk Bumi
9. Jendela Hati
10. Merangkai Kata Menguntai Nada
[tjs]