Kamis, 17 Mei 2012 | 10:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wakil Menteri Pendidikan Tantang ICW
Headline
Fasli Jalal - Foto: Istimewa
Oleh: Renny Sundayani
nasional - Jumat, 28 Januari 2011 | 19:10 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal menantang Indonesian Corruption Watch (ICW) untuk membuktikan tuduhan bahwa peredaran buku SBY menyalahi aturan Dana Alokasi Khusus (DAK).

"Nampaknya kita penuh kecurigaan, kita mau tahu data ICW sudah mendalam seperti apa,dan pengetahuannya seperti apa?," ucap Fasli Jalal di kantornya, Jakarta, Jumat (28/1/2011).

Sebelumnya, Koordinator Divisi Monitoring ICW, Ade Irawan mengatakan anggaran pendidikan yang didapatkan dari DAK semestinya bertujuan untuk semakin meningkatkan kualitas pelaksanaan wajib belajar 9 tahun.

Pembagian buku serial SBY berjudul 'Lebih Dekat Dengan SBY' di Tegal, Jawa Tengah, dinilai telah menyalahi aturan penggunaan DAK yang bukan prioritas untuk tujuan wajib belajar.

"Dari sini sudah terlihat jelas bahwa pendidikan kita masih dijadikan alat kepentingan politik, mau dibantah bagaimanapun acara bagi-bagi buku ini untuk kepentingan politik,tinggal nanti, siapa yang harus bertanggung jawab," ucap Ade. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.