INILAH.COM, Jakarta - Sekjen PKS Anis Matta meminta peredaran buku presiden yang tersebar dibeberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Tegal segera ditarik. Anis menduga penyebaran buku tersebut sebagai kampanye terselubung.
"Ini bisa dianggap sebagai personal campaign," kata Anis Matta kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (27/1/2011).
Anis juga mempertanyakan sumber dana yang digunakan untuk mencetak 10 seri buku presiden. "Sumber anggarannya dari mana? Ongkos cetaknya dari mana?," tanyanya.
Sebagai Wakil Ketua DPR, Anis juga meminta agar permasalahan penyebaran buku presiden di sejumlah SMP di Tegal dibahas oleh Komisi X.
"Saya kira Komisi X perlu membahas, memasukan dalam agenda untuk menanyakan kepada Mendiknas," ujarnya.
Sebagaimana diberitakan, buku bergambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah beredar di 61 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Tegal. Buku SBY ini merupakan buku literatur yang kontennya bukan berisikan materi pelajaran sekolah, melainkan tentang profil SBY dan sejenisnya.
Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) mengatakan serial buku tersebut lulus penilaian Pusat Kurikulum dan Pembukuan Badan Penelitian dan Pengembangan tahun 2009. Berikut ini buku serial profil SBY terdiri dari 10 jilid.
1. Lebih Dekat dengan SBY: Jalan Panjang Menuju Istana.
2. Lebih Dekat dengan SBY: Merangkai Kata Menguntai Nada.
3. Lebih Dekat dengan SBY: Memberdayakan Ekonomi Rakyat Kecil.
4. Lebih Dekat dengan SBY: Jendela Hati.
5. Lebih Dekat dengan SBY: Adil Tanpa Pandang Bulu.
6. Lebih Dekat dengan SBY: Peduli Kemiskinan.
7. Lebih Dekat dengan SBY: Diplomasi Damai.
8. Lebih Dekat dengan SBY: Menata Kembali Kehidupan Bangsa.
9. Lebih Dekat dengan SBY: Indahnya Negeri Tanpa Kekerasan.
10.Lebih Dekat dengan SBY: Berbakti untuk Bumi. [mah]