Rabu, 23 April 2014 | 17:53 WIB
Follow Us: Facebook twitter
SBY: Stop Mark Up Pembelian Alutsista
Headline
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Mevi Linawati
nasional - Jumat, 21 Januari 2011 | 12:56 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta supaya TNI-Polri menghentikan praktek penggelembungan harga atau mark up dalam pembelian alutsista atau non-alutsisa.

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam pidato pengarahan kepada TNI-Polri dalam rapat pimpinan TNI-Polri 2011 di Balai Samudra, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (21/1/2011)

"Dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan dan anggaran pendapatan negara maka anggaran untuk saudara juga terus kita tingkatkan dari tahun ke tahun. Saya ingin anggaran yang sudah kita tingkatkan itu bisa dioptimalkan dan bisa pastikan penggunaannya tepat sasaran. Hentikan praktek-praktek penggelembungan biaya atau mark up dalam pengadaan alutsista maupun non alutsista," kata Presiden.

Menurut SBY, apabila ada kasus mark up dan sudah tidak bisa ditolerasi lagi maka dirinya akan meminta kepada BPKP, BPK, dan KPK untuk turun menanganinya. "Saya ingatkan," tegas Presiden.

SBY juga meminta supaya Kepolisian dan TNI konsisten dalam melaksanakan tugasnya serta tidak mudah untuk dikontrol dengan yang lain.

"Yang bisa dibeli di dalam negeri beli lah. Saya akan melihat secara dekat karena saya dalam sidang kabinet ingin meningkatkan anggaran saudara," terang Presiden. [bar]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER