Kamis, 23 Oktober 2014 | 07:37 WIB
Follow Us: Facebook twitter
PD: Mubarok Hanya Langgar UU PNS
Headline
Acmad Mubarok - inilah.com /Raya Abdullah
Oleh: Raden Trimutia Hatta
nasional - Rabu, 10 Juni 2009 | 10:47 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 dengan tegas melarang Pegawai Negeri Sipil menjadi anggota parpol. Namun SBY malah menjadikan Guru Besar UIN Acmad Mubarok sebagai Waketum Partai Demokrat. Partai pemenang pemilu itu mengakui Mubarok melanggar UU PNS.

"Persoalan PNS menjadi pengurus parpol itu kan Undang-Undang PNS yang melarang. Kalau Undang-Undang Parpol tidak ada larangan itu. Artinya Demokray sebagai parpol mengacu pada Undang-Undang Parpol. Kalau soal Mubarok langgar UU PNS itu urusan pribadinya."

Demikian jelas Sekjen DPP PD Marzuki Alie kepada INILAH.COM, Jakarta, Rabu (10/6).

Sebelumnya, Marzuki mengatakan, dikeluarkannya Mubarok dari timkamnas SBY-Boediono karena Mubarok masih tercatat sebagai PNS di sebagai dosen tetap di sebuah universitas di Jakarta. Dalam hal ini, Marzuki mengaitkannya dengan UU Pilpres yang menegaskan PNS tidak boleh menjadi tim sukses capres.

"Undang-Undang pilpres secara nyata menegaskan PNS tidak boleh jadi tim sukses makanya Mubarok diganti. Tapi kalau Undang-Undang parpol itu tidak melarang PNS masuk parpol," katanya.

Selaian Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 yang melarang PNS menjadi anggota parpol, pada Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2004 juga ditetapkan larangan PNS menjadi anggota maupun pengurus parpol. Menurut ketentuan Peraturan Pemerintah ini Pegawai Negeri Sipil yang menjadi Anggota dan/atau Pengurus Partai Politik diberhentikan sebagai Pegawai Negeri Sipil. Pemberhentian tersebut dapat dilakukan dengan tidak hormat. [mut/ton]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER