Kamis, 17 April 2014 | 17:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Mau Tahu Kekayaan Prabowo?
Headline
Prabowo Subianto - inilah.com/Raya Abdullah
Oleh: Fitriya Usman
nasional - Senin, 18 Mei 2009 | 18:07 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta Calon wakil presiden pendamping Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto telah menyerahkan daftar jumlah kekayaannya. Jumlahnya mendekati angka Rp 1,7 triliun, yang terdiri dari uang tunai dan aset bergerak serta tidak bergerak.

Hal itu diungkapkan Sekjen DPP Gerindra Ahmad Muzani, usai menyerahkan laporan kekayaan Prabowo, di gedung KPK, Senin (18/5). Laporan itu diperlukan sebagai salah satu syarat dari KPU bagi capres dan cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2009. "Jumlah persisnya agak lupa. Tapi kurang lebih ada Rp1,6 atau Rp1,7 triliun," katanya.

Jumlah sebesar itu, menurutnya lebih banyak dalam bentuk aset. Di antaranya, dalam bentuk nilai-nilai perusahaaan serta saham di perusahaan. "Sisanya ada uang cash. Ada dalam bentuk rupiah dan dolar. Perhiasan juga ada," jelasnya.

Jumlah uang tunai yang dimiliki Ketua Dewan Pembina Gerindra itu, menurutnya sekitar Rp 28 miliar. Uang dalam mata uang dolar terdiri dari beberapa rekening, baik di Indonesia maupun di Malaysia. "Jumlahnya ada yang US$ 12 ribu, ada yang US$ 48 ribu, dan berapa ya. Saya lupa," ujar Muzani.

Sementara untuk jumlah perusahaan yang dimiliki Prabowo, lanjutnya, ia tidak begitu ingat karena sangat banyak. Jumlahnya, kata Muzani sekitar 27. Untuk aset di luar negeri, menurutnya, ada di Argentina dan Prancis berupa saham perusahaan. "Untuk perusahaan yang di sini ada perkebunan dan pertambangan," imbuhnya.

Selain itu, menurutnya, mantan Danjen Kopassus itu juga memiliki peternakan kuda di Jakarta. "Jumlah kudanya 84 atau 94. Saya lupa. Jenisnya macam-macam," imbuhnya.

Sementara untuk kendaraan, Prabowo menurutnya memiliki sekitar 10 mobil dan kendaraan lainnya. "Mulai motor sampai Land Cruiser dan Lexus," ujarnya, seraya menambahkan bahwa mantan Pangkostrad itu tidak memiliki pesawat.

Penyusunan laporan itu, kelas Muzani, disusun selama sepekan sebelum diterima KPK. Adanya perbaikan ataupun tidak, menurutnya akan ditentukan pada proses verifikasi, Rabu (20/5). Saat itu, Prabowo akan hadir bersama dia dan sejumlah tim lainnya. "Yang jelas, ini sudah ada tanda terimanya," ujarnya, sambil menunjukkan kertas tanda terima. [nuz]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER