Kamis, 17 Mei 2012 | 10:11 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Pengadaan Barang dan Jasa Paling Rawan Korupsi
Headline
inilah.com
Oleh: Mevi Linawati
nasional - Rabu, 1 Desember 2010 | 00:05 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pengadaan barang dan jasa merupakan sektor yang paling rawan korupsi di lembaga-lembaga pemerintahan. Tempat yang paling rawan tersebut berada di kementerian.

"Pengadaan barang dan jasa baik pemerintah pusat dan daerah, kabupaten, dan kota serta penyimpangan anggaran. Sebanyak 20 hingga 22 bupati dan walikota yang sedang diproses KPK itu kebanyakan terkait penyalahgunaan anggaran dan pengadaan barang dan jasa," kata Pimpinan KPK M Jasin usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Selasa (30/11/2010).

Menurut Jasin, korupsi pengadaan barang dan jasa secara keseluruhan paling tinggi terjadi pada 2006. Pada 2007, jumlahnya mulai menurun dan pada 2008 terus menurun, tetapi jumlahnya masih di atas 50%. "Timbul suap menyuap dari peristiwa pengadaan barang dan jasa yang menyimpang," kata dia.

Menurut Jasin, KPK mengidentifikasi nilai yang disimpangkan dari pengadaan barang dan jasa itu mencapai 30% hingga 40%. Misalnya, dari proyek senilai Rp400 triliun, terjadi penyimpangan sebanyak 30% atau mencapai Rp100 triliun lebih.

Di PLN, kata Jasin, pengadaan barang dan jasa bisa mencapai Rp150 triliun. Kalau pengadaannya dilaksanakan secara transparan, tentu akan menghemat keuangan negara dan korporasi. "Itu dana kalau diselamatkan bisa digunakan untuk alokasi kesejahteraan rakyat," kata dia.

Menurut Jasin, cara yang tepat untuk memberantas korupsi pada pengadaan barang dan jasa adalah melalui sistem elektronik e-proc. Saat ini tercatat sebanyak 198 instansi pemerintah sudah menggunakannya. Sistem ini bisa menghemat 20% hingga 30%. [TJ]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.