Jumat, 1 Agustus 2014 | 06:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter

Pembongkaran Kotak Suara Bukti Kecurangan Pilpres?

Pembongkaran Kotak Suara Bukti Kecurangan Pilpres?
Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menilai langkah KPU mengeluarkan surat edaran untuk membongkar kotak suara hasil Pilpres menunjukan adanya dugaan kecurangan.
inilahcom
KPU Buka Kotak Suara Diduga Upaya Hilangkan Bukti
01/08/2014 06:14 | Politik
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik menilai ada upaya menghilangkan barang bukti dengan mengeluarkan keputusan membuka kotak suara hasil Pilpres 2014 oleh KPU.
Pendukung Capres Harus Terima Hasil Putusan MK
31/07/2014 21:12 | Politik
Pengamat Politik LIPI Siti Zuhro menilai gugatan yang diajukan oleh pasangan Prabowo-Hatta ke MK dapat meredam gejolak akibat ketidakpuasan hasil Pilpres 2014.
Rachmawati Sebut Kecurangan Pilpres Bodohi Rakyat
31/07/2014 20:00 | Politik
Rachmawati Soekarnoputri menilai proses pemilihan presiden dan wakil presiden banyak ditemukan kecurangan.
Kedubes Australia: SBY dan Mega Tak Terlibat
31/07/2014 19:10 | Politik
Kedutaan Besar Australia di Jakarta menegaskan tidak ada keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan mantan Presiden Megawati Soekarnoputri dalam kasus Securency
Rachmawati: Kemenangan Jokowi-JK Dibekingi Asing
31/07/2014 19:02 | Politik
Rachmawati Soekarnoputri angkat bicara mengenai keputusan yang diambil KPU yang menetapkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres 2014.
KPU Riau Yakin MK Kabulkan Gugatan Prabowo-Hatta
31/07/2014 18:13 | Politik
KPU Provinsi Riau optimistis eksepsi atau keberatan gugatan ke pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa bakal dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
KPU Dinilai Tak Percaya Diri
31/07/2014 17:36 | Politik
Buka Kotak Suara Kembali
KPU Dinilai Tak Percaya Diri
Langkah yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) membuka kotak suara hasil Pilpres 9 Juli 2014 merupakan suatu bentuk tidak percaya diri mengenai hasil pemilu.
Bongkar Kotak Suara KPU Melanggar Hukum
31/07/2014 16:05 | Politik
Tim kuasa hukum pasangan Prabowo-Hatta mendatangi kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jakarta, Kamis (31/7/2014).
SBY: Kalau Ada WNI Terlibat, Tegakkan Hukum
31/07/2014 16:01 | Politik
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Australia terbuka soal dugaan korupsi pencetakan uang yang kini tengah diusut negeri Kanguru tersebut.
BERITA POPULER
Bantah Tuduhan Wikileaks
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan keterangan pers terkait pemberitaan yang bersumber dari situs WikiLeaks tentang dugaan korupsi percetakan uang Republik Indonesia yang dicetak di Australia yang menyebut nama dirinya dan mantan presiden Megawati Soekarno Putri di kediamannya Puri Cikeas, Bogor, Jabar, Kamis (31/7). Presiden Susilo Bambang Yudhoyono membantah telah menerima aliran dana dari Australia terkait percetakan 550 juta lembar uang pecahan Rp 100.000 di Australia seperti yang diungkapkan situs WikiLeaks karena keputusan pengawasan, kewenangan untuk cetak itu ada pada Bank Indonesia, bukan pada pemerintah atau presiden.